5 Kota

Sejak menjadi Penabuluers, baru sekali ini saya benar-benar merasa gempor dalam arti harfiah. Tour lima kota dalam waktu tak lebih dari 50 hari asli menjadi pengalaman tersendiri untuk saya. Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, dan Mataram menjadi persinggahan kami, lima sekawan Penabulu Alliance. Dibilang lima sekawan ga’ papa deh, meski ini merugikan buat saya, mengingat saya juga tidak se-senior empat laki-laki pengawal saya hehe ūüôā Read More

Silent Eclips

Sejak beberapa hari yang lalu jagat Indonesia, online maupun offline sibuk kasak-kusuk tentang fenomena alam langka saat matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Ya,rindu dendam sang bulan pada sang matahari pun terbayar hari ini, meski bumi untuk sesaat tak dapat merasakan dekap hangat sinar surya. Kisah LsDR -Long(s) Distance Relationship, sengaja ditambah ‘s’ biar sedikit dramatis- mereka pun memang jadi pelajaran berharga bagi kaum bumi yang mungkin sedang dalam situasi yang sama. Read More

Pagi ke 365,25

4,4 milyar tahun yang lalu, Theia, sebuah planet kerdil dalam gugusan Bima Sakti mengambil peran besar buat Bumi.  Hantaman Theia saat itu membuat Bumi sedikit mengalami perubahan orbit dan kecepatan rotasi hingga menyebabkan Bumi memiliki bonus waktu sekitar 5 jam 48 menit dan 45,1814 detik setiap tahunnya. Bonus waktu yang kemudian dikumpulin hingga Kabisat menjadi genap 366 hari. Read More

Cakang

Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya saja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau kau sibuk memakrifati nya-nya saja
Kapan kau bersatu denganNya?

“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengar jawaban!‚ÄĚ
Read More

13

Tak ubahnya seperti mentari yang rindukan mendung, begitu pula rasa rinduku pada mu.¬†Ingatkah kamu saat kita bersama merona malam itu?¬†Girang gemirang selaksa angkasa menjadi milik kita. ¬†Abaikan segala sesuatu yang kasat mata,¬†Binarkan asa yang tak henti menyapa,¬†Endapkan rasa yang membuncah di dada, Lantunkan nyanyi pujian pada alam raya.¬†Ah…, baru dua minggukah kemarin?¬†Sekarang aku¬†kembali menghitung hari.

Rumah Kemuning#Garasi#Pasca Ngakak Sama Mas Endra

 

Belajar Mengeluh

Awalnya, saya abai dengan lagu ini. Yang saya tahu, lagu ini menjadi OST Film GIE yang dibintangi aktor kesayangan saya, ayank Nicho yang buat saya,hiiiyyyuuuuuhhh banget itu. Lagu ini juga jadi mood booster kala segala sesuatu di sekeliling serasa bertumpuk. Bait ke tiga setelah chorus menjadi bagian paling saya sukai dari lagu ini, rasanya itu Рmak jleb. Langsung pas ke titik itu, red- tunjuk hati.  

“Stop complaining”, said the farmer,¬†Who told you a calf to be,¬†Why don’t you have wings to fly with,¬†Like the swallow so proud and free. Read More

Rindu Dendam

Seringkali, rutinitas membuat kita lupa akan hal-hal kecil yang sejatinya dibutuhkan oleh nurani kita. Padahal, mungkin, hal kecil itu yang sejatinya kemudian membuat kita benar-benar merasakan hidup.

Ini adalah sebuah kisah dalam pemaknaan perjalanan kehidupan. Read More

The Untold Case

Mulanya, saya hanya senyam senyum saja saat orang-orang di sekeliling saya mempunyai istilah-istilah keren untuk menggambarkan sosok saya, mulai  dari tidak berhati,bukan perempuan tulen, kedua istilah ini cukup abstrak sebenarnya, sampai yang paling ada bentuknya, robot. Padahal sekarang sudah banyak dibuat humanoid, robot yang diprogram untuk bisa berperasaan. Berperasaan bukan merasa, ahahaha, ah apa lagi ini. Saya kemudian berefleksi dengan cukup mendalam selama beberapa hari ini, ditemani oleh cericit suara burung-burung dan hangatnya mentari pagi. Ini pamer kalau bangun selalu pagi. Read More

Bicara Soal Sistem

Sepanjang saya menjalani hidup, entah berapa kali kata ‘sistem’ mampir di kuping saya. Seingat saya, kata sistem ini saya dengar saat saya memasuki tahun ke empat sekolah dasar di pelajaran ilmu alam. Seiring berjalannya waktu, saya kemudian mengenal kata lain, turunan dari kata sistem, yakni sistematis. Ketika dewasa, dua kata ini kemudian menjadi cukup sering berdengung di telinga saya. Bahkan terakhir saya membedah dan mengintepretasikan soal sistem ini berdasarkan pemikiran bapak Fritjof Chapra, seorang fisikawan asal Austria. Read More